Sabtu, 16 Januari 2010

hening

Lama aku pendam rasa ini hingga tak seorangpun yang tahu hanya Tuhan dihatiku yang selalu mengerti dan mengerti segala kesahku. Semua telah berjalan hingga aku tak pernah menyadari bahwa hatiku telah terluka oleh sejuta tingkah lakuku sendiri. Saat aku sadar, aku tak mampu bangkit dan malah aku terpapar hingga batinku tersayat-sayat oleh kata-kata mereka. Aku pun terdiam hanya mampu menangis dalam hati dan tak mampu aku keluarkan. Benar apa yang dikatakan oleh kakakku bahwa semuanya terjadi...dan aku mulai sadar saat aku peduli dengannya. Namun, pantaskah aku membenci mereka?/setidaknya mereka adalah orang-orang terdekatku yang mampu membuatku berhasil seperti ini. Mungkin disinilah aku terbebas dari segala beban yang sudah tak mampu lagi aku pikul...
Aku hanya ingin mereka-mereka yang pernah menyayat hatiku ataupun kadang mereka yang membuat hatku bahagia biarlah bahagia dulu. dan aku mohon padamu Tuhan janganlah ambil nyawaku dulu sebelum aku bisa membahagiakan mereka. menolongnya dari beban-beban yang menyiksa mereka. Saat ini aku ingin mendirikan Paud kebanggaan mereka aku ingin langkah ini adalah langkah kesuksesan untuk meringankan beban mereka. dan bila suatu saatnya tiba aku bisa meninggalkan dunia ini dengan tenang dan damai dengan keberhasilan yang aku raih dan tak akan pernah siasia.AMIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIINNNNNNNNNNNNNNNNN
Posting Komentar