Kamis, 18 Agustus 2016



6 Juli 2004
Pengalaman awal liburan bersama teman-teman 2 IPA 1 tanggal 6,7,8 Juli 2004. Kami sekelas berlibur ke villa yang terletak di Songgoriti, Malang. Sebelumnya, aku merasaterasing sewaktu di sekolahan, mendadak perasaan itu berubah menjadi yang tersayang. Desa demi desa kami lewati dengan perasaan sengan tak terhapuskan. Apalagi kami seolah merasakan kesjukan udara segar ota Malang. Pemandangan itu penuh dengan pepohonan yang rimbun. Tak pernah aku melihat pemandangan indah sedekat ini. pukul 12.00 kita semua tiba di sana.
Tibalah rombongan 2 bison dari Sidoarjo ke tempat yang kami tuju. Sesampainya di sana kami istirahat sejenak. Ada yang samnil ngobrol berpose antar teman danada yang sibuk menata barang bawaan mereka. Awal holiday itu kami saling berpencar dan beraktivitas sendiri tanpa seorang pemandu.
Tak hanya kmi saja yang berlibur ke sana. Ternyata ada siswa-siswa dari SMU 15 SBY juga. Tempat tinggal mereka ternyata



26 Juli 2004
Aku mengikuti pelatihan penulisan fiksi popular remaja. Dalam training ini aku belajar tentang bagaimana membuat cerpen yang bagus dan berkualitas sastranya. Selain itu, aku dapat berkenalan dengan teman-teman SMA se Sidoarjo dan Surabaya. Siswa dalam training ini adalah siswa pilihan. Membuat cerpen tiu gampang-gampang susah. Why? Kita harus pintar dalam bermain kata-kata. Seorang cerpenis harus mampu bergaul dengan lingkungan dan imajinasinya. Sehingga menimbulkan pengalaman-pengalaman yang akan melahirkan imajinasi dan sekumpulan ide-ide yang dapat membentuk suatu cerita. Selama satu minggu aku cuti sekolah karena mengikuti pelatihan itu.
17 Maret 2015
Hari ini aku akan menceritakan tentang pasienku:
Dia bernama Ima Yuliati dan suaminya bernama Jalal. Ima berumur 18 tahun. Tanggal 23 Februari 2015 dia melahirkan anak yang pertama berjenis kelamin laki-laki, berat 2900 kg A-S 6-8. Riwayat partusnya partus lama. Saya datang saat pembukaan lengkap dan djj mengalami feotal distress. Kemudian pasien saya pimpin selama stengah jam kemudian saya lakukan konseling rujukan. Pada saat semua persiapan rujukan telah selesai disiapkan, bayi lahir dengan kondisi AS 6-8. Smua kondisi ibu dalam keadaan baik baik saja dan dilakukan IMD. Pada saat saya kunjungan hari ke smuanya baik dan kunjungan hari ke 6 juga baik kemudian hari ke 17 pasien sudah tidak keluar darah lagi dan bayi menderita batuk batuk tetapi wheezing dan ronchi tidak ada. Bayi tetap menyusu asi ibu. Hari ke 20 saya mendapat kabar bahwa pasien keluar darah seperti haid dan rasanya mumet kalau  dibuat jalan. Sembari saya langsung meneemui pasiennya dan melakukan pemeriksaan dalam tidak ada pembukaan. Hari ke 23 saya konsulkan untuk dilakukan usg dan ternyata tidak ada masalah. Itu adalah darah haid.cma diberi amox dan traneksamat.
Posting Komentar